Seseorang Berlalu dengan Sepotong Roti di Pundaknya

Sebuah sajak oleh: C├Ęsar Vallejo   Seseorang berlalu dengan sepotong roti di pundaknya Akankah aku lalu menulis tentang kembaran jiwaku? Seorang lain duduk, menggaruk, mencuplik kutu dari ketiaknya, menumpasnya Lantas kita bicara psikoanalisa? Seorang lain merambah dadaku dengan pentung di tangannya Mestikah aku bicara tentang Sokrates dan sang tabib? Seorang cacat berjalan menggandeng tangan seorang …